“Critical Eleven”: Gambaran ‘Gelap’ Pasangan Kelas Menengah Berkarir di Indonesia

Di satu titik dalam masa-masa sekolahku, saat pemikiranku masih naif dan bahan bacaanku belum kaya, aku sempat berpikir bahwa aku takkan mau menikah. Gagasan pernikahan rasanya terlalu maju, jauh, dan mengerikan bagiku yang saat itu masih berpacaran (atau tepatnya pacar-pacaran). Berbagai pertanyaan dan kritik atas banyak hal terus kulancarkan agar menghindari komitmen: "Apa rasanya hidup … Continue reading “Critical Eleven”: Gambaran ‘Gelap’ Pasangan Kelas Menengah Berkarir di Indonesia

Hidup Dalam Layar

"We are only as blind as we want to be." - Maya Angelou Aku tak tau pasti. Mesti senang atau benci. Realita sudah jadi fiksi. Fiksi jadi sabda ilahi. Yang kuharap bertukar berita, lempar sapa, atau sekadar bersua "lagi sibuk apa?" akhirnya hanya jadi basa-basi. Halaman yang tergeser kini jadi saksi, seberapa waktu yang kuhabiskan … Continue reading Hidup Dalam Layar

Twitter: Dunia Tipu-tipu

Twitta....twittaa..tuit...tuit. Tweet. Tiap menit. Tiap detik. Tak kenal lelah. Tak kenal status. Asal nama bisa terjual. Status haram pun dipublikasikan dengan entengnya. *ketawa renyah* Apa sih sebenernya yang kalian cari di Twitter? Ga sedikit rasanya orang-orang ini secara cuma-cuma blow up sejadi-jadinya di social network berlogo burung biru ini, dari update status di negeri orang, … Continue reading Twitter: Dunia Tipu-tipu