Pertemuan Pertama

59400

Coba sebentar. Bayangkan orang-orang yang sekarang sedang dekat denganmu saat ini. Kapan pertama kali bertemu mereka? Ngobrolin apa sih waktu itu? Siapa yang ngajak ngobrol duluan? Gimana kesan pertamanya ngeliat dia? Apa kesanmu terhadap dia yang dulu sama dengan sekarang?

Mungkin jawabannya akan banyak “enggak”nya. Bukan?

Tapi pertanyaannya sebenarnya bukan itu.

Pertanyaannya adalah: kenapa kita susah ingat pertemuan pertama kali dengan mereka?

Saya tiba-tiba jadi kepikiran. Kata para psikolog, manusia cenderung gak bisa ingat apa yang terjadi di hari lahirnya. Sampai umur lima tahun. Apa itu juga berhubungan sama pertemuan pertama? Apa itu juga berarti bahwa ketika akan bertemu pertama kali dengan orang yang sekarang sangat dekat dengan kita, kita dibuat lupa? Seolah belum cukup bahwa manusia dilahirkan lupa, dan seiring bertambah usia dan bertumbuh fisik dan pemikiran, makin ingatlah dia.

Bahwa segala sesuatunya tak harus diingat dan dibiarkan tinggal di belakang. Karena yang hidup dan bernapas saat ini lebih indah dan lebih berharga. Karena selagi kita mencoba memikirkan yang baru, ada yang tengah coba dilupakan.

Hingga terkadang, saya sering bertanya sendiri:

kenapa saya baru dipertemukan dengan orang-orang tertentu saat ini, bukan, misalnya lima atau tujuh tahun lalu?

tapi biarkan itu saya tanya sendiri,

dan coba cari jawabnya sendiri,

di setiap detik dan celah-celah di antaranya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s