Mudik #7: Kunjungan dan Ceramah Bapak

Sabtu, 9 Juli 2016

Hari ini Om Teguh ajak kami semua pergi mengunjungi kerabat di sekitar Jalan Urai Bawadi dan jalan lainnya di Pontianak. Pukul 10 kami baru berangkat. Rasanya sudah lama tak datang ke rumah-rumah para Mbah dan akhirnya jadi asing sendiri.

P7090013-min

Kota Khatulistiwa semakin panas saat zuhur tiba. Bapak banyak sekali bicara hari itu. Ia tak henti-hentinya menceramahi tuan rumah tentang pengertian fakir, miskin, dan musafir. Semua orang dibuat diam mengernyit, ingin cepat-cepat pulang saja. Memang kuakui ada benarnya isi pembicaraan Bapak, tapi caranya yang keliru. Ia akan bertanya dengan tuan rumah dan menunggu jawabannya dengan senyum sinis, sebelum kemudian dikoreksi dengan tatapan memukul mundur.

Akan berbohong jika aku bilang menikmati kunjungan seharian itu. Sebenarnya tak hanya seharian itu, hari-hari lain pun Bapak akan memperlakukan tuan rumah atau tamunya secara agak superioristik. Ia juga sempat mengomentari obrolan remeh tentang kue nastar dan siapa yang membuatnya di rumah. Ia bilang tak ada gunanya bicarakan itu dan akan lebih baik jika bicara tentang bom atau pemerintah. Kenapa harus bicara tentang bom saat lebaran?

Menurutku, sebuah pertemuan singkat yang diisi oleh orang-orang yang sudah tak lama bertemu akan jauh lebih berkesan dengan obrolan remeh atau small talk. Obrolan semacam itulah justru yang akan meninggalkan bekas saat keluar rumah lalu punya sesuatu untuk diceritakan kembali ke anggota keluarga yang lain, dibandingkan bicara yang berat-berat. Orang-orang tau masalah pemerintah dan paham bahwa masalah itu pasti muncul dan tak terelakkan. Kalau kondisinya pemerintah memang sedang dalam masalah, ya untuk apa dibicarakan sementara kita tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, hanya bicara aib.

P7090089-min

Hari itu, kunjungan terasa lama…dan agak dibuat gerah karena ceramah Bapak. Tapi setidaknya bisa melihat lagi Mbah Bera, Mbah Siam, dan Mbah Malam. Sorenya aku capek sekali, fisik dan hati. Di rumah Bude Kis, kakak pertama Bapak, kami semua dibuatkan mie bakso oleh Eta. Enak sekali. Melihat Ziat yang berumur 2 taun menambah kelezatan sore itu.

P7090085-min

P7090040-min

P7090042-min

Sebelum maghrib, aku langsung tidur, dan merebahkan badan hingga pukul 18.40. Sebangunnya, sebagai perayaan malam terakhir, Tante Lies mengajak kami semua karaoke. Dua jam pesan ruangan, kami lelah luar biasa. Dari lagu pop, melayu, elektronik, Rn’B, sampai dangdut, semua kami babat habis. Beruntung sekali aku bisa mencicipi lagi segelas Mocha Float setelahnya untuk membasuh tenggorokan yang haus. Setelah kenyang, kami pulang. Bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta!

P7090029-min

P7090034-min

P7090024-min

P7090025-min

 

Sebagai penutup, aku mengutip Montesquieu yang mengatakan bahwa “the less men think, the more they talk”. Tanpa sadar, sudah banyak sekali kata yang kita lontarkan dari mulut ini. Siapa yang sangka, yang dianggap biasa-biasa saja dari luar padahal membuat meringis hati orang lain, meninggalkan luka yang dalam? Siapa yang sangka juga, yang dianggap celetuk atau asal bunyi ternyata bisa mengubah jalan hidup seseorang. Tinggal pikir saja: apa kita terlalu sedikit bicara?

Atau terlalu banyak?

One thought on “Mudik #7: Kunjungan dan Ceramah Bapak

  1. Cerita mudik kamu ini juga cukup familiar sama ceritaku, dan mungkin juga untuk yang lainnya. Terkadang memang ada beberapa anggota keluarga yang memang lebih suka berdiskusi (atau seringkali berujung debat) tentang hal yang sudah kamu jelaskan diatas, ketika ada beberapa lainnya yang justru cuma ingin membahas tentang, “Apakabar kucing kamu dirumah, dek?”, atau, “Gimana tante liburannya, kemarin jadi bikin kue sendiri? Eh, katanya harga mentega sama keju masih naik ya?” dan lainnya. Sederhana namun bisa membangun keakraban.

    Dinikmati saja prosesnya, sambil berdoa semoga akan ada kesempatan bersilaturrahmi selanjutnya dengan pengalaman yang lebih menyenangkan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s