Simbol-Simbol dalam Film Rumah Dara

d34b38c92f93fa23fbb04fe7e347162d-d30jbfh1
Poster Rumah Dara

Satu film horor Indonesia yang bikin gue berhasil gak napas (dan hampir jantungan!) selama satu setengah jam adalah Rumah Dara, atau yang judul internasionalnya Macabre, yang dirilis tahun 2009. Awalnya gue agak skeptis untuk nonton film horor Indonesia, apalagi setelah beberapa tahun yang lalu diajak nonton Mati di Ranjang (Tiran) yang pemainnya Dewi Persik. Selepasnya, gue bersumpah sama diri sendiri gak akan pernah mau nonton film horor Indonesia. Tapi, yang satu ini bener-bener bikin keyakinan gue runtuh. Film besutan The Mo Brothers dengan pemain Shareefa Danish, Julie Estelle, Arifin Putra, Imelda Tharine, dan Ario Bayu, ini adalah, kalo gak salah, film slasher pertama di Indonesia. Tapi tenang aja, gue ga akan bahas ulang plot cerita filmnya kayak apa, seperti yang sudah banyak orang lakukan.

Gue akan bahas simbol-simbol yang ada di film ini, yang berperan penting dalam pengembangan jalan cerita, beberapa di antaranya ditampilkan melalui objek-objek tertentu, kayak kalung Dara, kepala rusa bertanduk yang dipajang, sampai satu sudut kamera yang sangat penting. Siapa yang tau? Ternyata semua itu punya peranan penting sebagai basis filosofi filmnya itu sendiri. Seperti belasan kepala rusa yang dipajang di sepanjang dinding rumah Dara bisa diasumsiin sebagai sumber roh yang disembah Dara dan keluarganya, yang darinya juga Dara, Maya, dan Adam dapet “kekuatan” masing-masing. Atau juga, simbol Ourovoros Ophis yang muncul pas satu polisi muter film tentang Dara dan anak-anaknya, ternyata adalah simbol keabadian. Nah, penasaran lebih lengkapnya kayak apa? Simak terus, yap!

Eh tapi, gue mau ingetin dulu bahwa ini semua adalah interpretasi gue. Hehe. Sebagai penikmat film dan mahasiswa sastra, gak salah dong kalau nafsir sana sini? Hihi. Tapi tenang aja, gue udah cari beberapa bacaan di internet tentang film ini dan simbol-simbol terkait yang muncul di filmnya (niat banget ya?). Dan gue akan cantumkan sumber bacaan di bawah tulisan ini, jadi kalian juga bisa cek sendiri kalo ragu-ragu🙂

  1. Kalung

Oke, simbol pertama yang bikin gue masih penasaran sampe sekarang adalah kalungnya Dara. Objek ini muncul pertama kali pas adegan makan malam. Ladya bilang ke Dara bahwa kalungnya bagus dan nanya apa artinya bentuk kalung itu. Dan dengan simpel dan tanpa berkedip, Dara menjawab bahwa kalung itu adalah “pemberian turun-temurun keluarganya”. Dari jawabannya, penonton yang jeli mungkin akan menganggap kalo kalung itu adalah sesuatu yang penting bagi Dara, dan mungkin anggota keluarga yang lainnya.

RUMAH DARA 9
Kalung Dara – Makan Malam

Gimana enggak? Kalo ada barang yang diwarisin secara turun-temurun pasti kan barang itu adalah sesuatu yang berharga dan harus dilestarikan. Dan pasti Dara punya motif tertentu untuk terus menggunakan kalung itu.

Setelah itu, film mulai melaju. Keanehan-keanehan di rumah mulai muncul, dan para tamunya mulai gelisah. Satu persatu orang-orang mulai dibunuh, setelah diikat, disekap, dan, ehm, hampir diperkosa. Dan di sepanjang film, terlepas dari baju apa yang Dara pake, pasti kalung itu selalu nempel, gak pernah terlihat gak ada. Nah, dari sinilah asumsi gue muncul.

RUMAH DARA 5
Dara terus pake kalung, di adegan lain

Fakta bahwa Dara selalu pake kalung “turun-temurun” itu dan selalu dipakai terus menyimbolkan bahwa keluarga Dara bisa dibilang penganut animisme. Animisme secara umum adalah kepercayaan yang berasumsi bahwa alam memiliki jiwa dan kesadarannya sendiri. Nah, alam di sini berarti mencakup seluruh makhluk yang bukan manusia: hewan, tumbuhan, bahkan benda-benda. Dalam artikelnya, Alan G. Hefner dan Virgilio Guimaraes berpendapat bahwa animisme juga bisa berarti pembentukan manifestasi roh yang berupa medium. “Bukan tabu lagi bahwa medium tersebut dapat berfungsi untuk mengantarkan roh. Ini juga terjadi ketika medium dipasang di bawah tekanan untuk menghendaki fenomena spiritual.”

Lanjutnya lagi, seorang antropolog dari Inggris, Sir Edward Burnett Tylor, dalam bukunya Primitive Culture (1871) berteori bahwa “orang-orang jaman dulu menyadari sejumlah objek tak hidup karena objek-objek tersebut memiliki karakteristik tertentu atau bersikap dalam cara yang tidak biasa, yang secara misterius membuat mereka tampak hidup.”

Bentar dulu. Kalo emang kalung itu sebagai “medium” dari roh yang disembah sama keluarga Dara, terus “roh”nya yang sebenarnya apa dong?

2. Kepala Rusa Bertanduk

Inilah simbol kedua. Roh yang disebut-sebut di simbol pertama di atas adalah kepala rusa bertanduk. Sejak Ladya dan temen-temennya ngeliat-liat rumah Dara, terlihat ada satu dinding yang dipajang kepala rusa bertanduk, dengan ukuran yang macam-macam dan mungkin jenis kelamin yang macam-macam pula. Simbol ini penting karena pada adegan itu, kamera sempat menangkap gambar close-up dinding ini, setelah sebelumnya mengambil gambar dengan sudut medium shot.

RUMAH DARA 1
Ladya dan Kepala Rusa Bertanduk

Argumen lain adalah bahwa di awal film, ada montage yang menampilkan Dara dan anak-anak kecil di meja makan. Di dindingnya, terdapat juga kepala rusa bertanduk. Sayangnya, di bagian itu, wajah perempuan yang lebih besar gak diliatin, tapi kemungkinan besar sih Dara, tapi itu kan baru mungkin. Nah, gue mulai yakin bahwa itu Dara pas polisi yang dateng ke rumahnya nonton sebuah film lama dari proyektor di ruang tengah. Barulah keliatan jelas bahwa perempuan itu adalah Dara, meskipun adegannya lagi gak di meja makan sih. Tapi muka anak-anaknya sama, yang berarti bahwa perempuan yang di awal montage itu adalah perempuan yang sama juga.

RUMAH DARA
Montage di awal film

3. Bahasa Tubuh

Ini mungkin yang cukup mengganggu sepanjang film. Yap! Apalagi kalo bukan cara ngomong keluarga Dara yang agak formal, baik dari intonasi maupun dari struktur kalimatnya. Kayaknya agak klise yah ngebayangin ada orang yang “biasa-biasa” ngobrol sama kita dengan bahasa tinggi? Ya tapi itu semua dibuat untuk memberi kesan dramatis atau hororis. Entahlah.

Selain nada bicara, kalo kalian perhatiin, di sepanjang film, karakter-karakter yang tinggal di rumah Dara hampir jarang berkedip. Entah itu kalo lagi ngomong, atau lagi ngedengerin orang. Ada beberapa adegan sih yang mereka berkedip banyak, tapi cuma satu itu aja. Sisanya, matanya kebuka lebar-lebar, kadang dengan senyuman kecil yang ditarik pelit, membuat muka Dara terlihat kayak hantu beneran.

RUMAH DARA 10
Ngeri: Shareefa Danish sebagai Dara
RUMAH DARA 2
Jarang Berkedip: Arifin Putra sebagai Adam dan Imelda Tharine sebagai Maya

Sebenernya gak hanya dua itu. Ada satu bahasa tubuh lagi yang bisa jadi petunjuk bahwa keluarga Dara gak hanya kanibal dan psikopat, tapi juga penganut roh-roh antik yang kita nggak tau pasti apa itu. Yaitu: cara berjalan.

Baik Dara, Maya, maupun Adam, semua cara jalannya sama: kalem, tenang, dan seolah-olah agak berat, kayak keseret. Ya jelaslah! Kalo mereka “hidup” pada jaman itu, mungkin usia mereka udah ratusan tahun. Kok bisa? Nah, dalam satu adegan di mana seorang polisi lagi ngecek-ngecek rumahnya Dara, dia ngeliat ada tumpukan foto Dara dan anak-anaknya. Gue langsung kaget pas liat pas polisi itu membalikkan fotonya, dan mulai deh ketawan kapan foto itu dibuat. Di bawah tulisan “Maya” dan “Adam” dengan gaya tulisan sambung old-fashioned, tertera “1917”. Dan di bawah tulisan “Dara”, tertera “1889.” Nah loh. Pantesan aja suara Dara agak berat, iyalah, nenek-nenek berumur 120 tahun! Hiiiiii. Ngeri ga lo?

4. Ourovoros Ophis

Weits, apaan nih? Yap. Gue juga belum pernah denger frasa ini sebelumnya. Ourovoros adalah simbol bergambar naga atau ular yang memakan ekornya sendiri. Dan simbol ini muncul di film lama yang ada di rumah Dara. Menurut laman-laman internet yang gue cari, simbol ini menandakan infinity atau keabadian. Biasanya, bentuknya melingkar, dan “digunakan sebagai perwakilan konsep-konsep besar, seperti waktu, keberlanjutan hidup, kelengkapan, pengulangan sejarah, kemapanan alam, dan kelahiran kembalinya Bumi.”

592fc3cfea1f5844294fd95f17d357c7
Ourovoros Ophis
RUMAH DARA 11
Simbol yang muncul dalam film

See? Simbol yang dijadikan “maskot”nya Dara dalam “proyek”nya ini ternyata cukup jadi bukti kuat bahwa keluarga Dara adalah penganut kepercayaan para nenek moyang antik yang masih dianggap tabu oleh sebagian orang pada jaman di mana ia tinggal saat ini. Dengan simbol ini, keluarga Dara dibuat percaya bahwa gak peduli udah berapa kali mereka mati, mereka akan tetap hidup. Nah, mungkin gak sih kalo pas tamu-tamunya Maya dateng ke rumahnya, Dara dan keluarganya itu udah pernah ngundang tamu-tamu lain, dan pernah ditusuk atau dicoba dibunuh oleh tamunya, tapi tetap hidup.

Bisa keliatan di adegan pas Adam dibakar Ladya. Penonton udah kebayang betapa hancurnya tubuh dan wajah Adam pas dia dilahap api. Dan pas udah yakin kalo Adam mati, Adam masih tetap hidup, dengan kondisi kulit yang lembab karena api. Setelah itu baru pas Ladya memenggal kepalanya, dan, yah, sayangnya, gak ada keterangan lagi apakah Adam masih bisa hidup atau memang udah benar-benar mati. Begitu juga dengan Maya, yang setelah ditembak di wajah oleh Syarif, gak terlihat lagi ada Maya di adegan selanjutnya. Tapi, bukan berarti dia terus mati kan?

Ada lagi satu adegan yang menimbulkan pertanyaan, yang menurut gue juga jadi punchline-nya Dara tentang “rahasia”nya.

RUMAH DARA 14

Nah, dalem adegan ini, Dara udah mulai gila dan gak jaim lagi seperti di awal-awal film. Konteksnya dia lagi ngomong sama Ladya, dan tiba-tiba bilang ini. “Mereka ingin kamu, karena mereka ingin hidup lebih lama,” setelah ditanya Ladya kenapa dia melakukan ini semua dan gak bisa membiarkan mereka pergi dari rumahnya. Sebuah pertanyaan jelas muncul: mereka itu siapa?

Dalam artikel lain, para “animis menyajikan pengorbanan, doa, tarian, dan jenis pengabdian lainnya untuk para roh dengan harapan diturunkan rahmat untuk sejumlah aspek kehidupan (tanaman, kesehatan, kesuburan, dan lainnya) atau untuk perlindungan dari mara bahaya.”

Sebelum ditutup, gue mau bahas satu frame penting dalam film ini yang juga berperan sebagai petunjuk atas rahasia keluarga Dara.

RUMAH DARA 4
Dara bertanduk

Selama beberapa detik, kamera menyorot wajah Dara dengan latar belakang salah satu kepala rusa bertanduk yang dipajang di ruang tengah rumahnya. Pada saat yang bersamaan, frame-nya terlihat mencekam tapi juga sinematografis. Banyak pesan yang terkandung di sana. Satu di antaranya adalah bahwa penyejajaran kepala Dara dengan kepala rusa di belakangnya, sehingga membuat kepalanya bertanduk, menyiratkan bahwa posisi manusia dan hewan sama dalam sudut pandangnya. Ini berbanding lurus dengan animisme yang “menganggap bahwa semua elemen di dunia ini adalah satu, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Hewan-manusia, lelaki-perempuan, semuanya sejajar di hadapan digdaya alam.”

Meskipun pada adegan akhir-akhir film, Ladya terlihat mencekik Dara dengan kalung saktinya, dan penonton percaya betul bahwa perempuan gila itu sudah mati, seperti seharusnya, Dara tetap hidup. Sama halnya pas dia ditabrak pohon setelah adu jambak dengan Ladya di mobil, tangannya tetap bergerak. Dengan kata lain, dia tidak pernah benar-benar mati.

RUMAH DARA 7
Jari Dara bergerak

Well, itulah tadi analisis (cieh) sederhana gue terhadap simbol-simbol yang ada di film Rumah Dara. Buat kalian yang udah nonton, ya semoga pas nonton lagi, bisa kebantu dengan informasi ini. Kalo yang belom nonton, akses ke film ini mudah banget kok, di Youtube juga udah tersedia film versi lengkapnya.

Baiklah. Selamat menonton (lagi!)

Referensi

Animism. http://www.themystica.com/mystica/articles/a/animism.htm

Animism: The New Advent. http://www.newadvent.org/cathen/01526a.htm

Compelling Truth: What Do Animists Believe? What Is Animism? http://www.themystica.com/mystica/articles/a/animism.htm

Ouroboros: Symbolic Representation of Coming Full Circle http://www.crystalinks.com/ouroboros.html

Wikipedia: Slasher Films. https://en.wikipedia.org/wiki/Slasher_film

Yahoo! Answers: What Does the Symbol of a Snake Eating Its Own Tail Mean? https://uk.answers.yahoo.com/question/index?qid=20060802154316AAqbqN2

Youtube. Rumah Dara: Darah (Macabre) (Subtitle English). https://www.youtube.com/watch?v=K1S4WcB3hw4

4 thoughts on “Simbol-Simbol dalam Film Rumah Dara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s