Para Aktor Reportase Investigasi

Baru-baru banget ini gue shock abis denger pernyataan para penjual gak berdosa ini yang ngejual  berbagai macam makanan jajanan dengan bahan-bahan pengawet. Dengan tanpa ada rasa bersalah ngomong kalo semua itu cuma buat sekadar “pemenuh kebutuhan hidup”. Gue langsung matiin tv dan berdoa supaya musnah orang-orang kaya gini.

So, I was doing nothing the other afternoon. Buku-buku panduan TOEFL plus referensi macem-macem tentang buku sejarah udah ada didepan mata. Nyambil minum cokelat panas, gue idupin tv.

Sedetik setelah gue pencet tombol On, sebuah suara narator langsung menyambut:

“Nugget yang dipalsukan ini ternyata dibuat dari anthrax dan berbagai macam formalin. Berbagai macam paket-paket nugget yang disebarluaskan ini tidak hanya dijual di kalangan terpencil, tapi juga sudah mulai masuk ke daerah supermarket.”

Acara Reportase Investigasi di sebuah TV swasta itu emang seneng banget sih bikin shock orang. Berbagai hal-hal kecil yang bisa dijual pun dijadikan pemenuh kebutuhan hidup orang-orang gak mampu ini. Kadang penghapus karet yang ternyata narkoba lah, atau bahkan cuma air Aqua gelas yang dibuat dari air got dan disaring dengan menggunakan water filter yang canggih sampe airnya keliatan bersih dan super jernih. Gila aja gitu.

Mau cari kebutuhan hidup kok sampe ngerelain orang lain cedera sih?

One thing that confuses me the most, para bapak-bapak ini dengan santainya mau aja gitu ya, share sama kru acara ini gimana cara ngebuatnya dan ngomong sedetail mungkin apa aja bahan dan kenapa mau ngelakuin itu. Meskipun emang cuma pake hidden camera, tapi ya bego juga artinya ngasitau rahasia dia sendiri, ke publik pula.
Gak heran, nama yang disamarkan dan muka yang sengaja di-blur itu emang mencerminkan apa yang mereka lakukan sehari-hari.

Satu hal yang bisa diambil dari acara ini adalah di setiap episode reportase, mereka selalu punya penelitian dan bukti yang kuat. Eksperimen ini-itu yang bikin orang-orang yakin. Dan berbagi tips agar menghindari terjangkaunya pasokan-pasokan barang palsu ini.

All I’m trying to say is these forgery people should be in jail. Sounds ridicculous, I know. Gue yakinlah diluar sana masih banyak aja gitu yang ngurang-ngurangin atau nambahin takaran timbangan. Cuma buat dapet uang dan makan anak-anaknya. Demi kelangsungan hidupnya di hari tua. Ga sadar siapa yang sebenarnya ngasih semua rezeki itu. Lupa kalo ternyata dia cuma makhluk yang lemah. Dengan cara berbohong. Rejekinya ga bakal adem ayem. Hidupnya gak akan pernah tenang kalo ga ada pelanggan yang dateng ke rumah. Anak-anaknya bahkan mungkin bakal diajarkan hal yang nggak-nggak.

Kiamat udah deket, teman-teman. Jangan mau dicurangin diri sendiri. Jangan mau dihasut sama sisi gelap diri kita sendiri. Wajah-wajah samar yang sengaja di-blur shows them who they really are.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s