So long, so long…

So long, UAS! Beyond lega rasanya abis ujian sekolah. Meskipun gak bisa dibilang total dalam usahanya, tapi tetep usaha yang lain. Ga kerasa kurang dari dua minggu generasi senior bakal dihadapkan dengan Ujian Nasional.

for one second, this thought just crossed up my mind. a little conversation between me and Harits. one of my bud. I asked him what he’s going to do after graduating high school, then he smoothly said, “I’m going to UI. I’m taking International Relationship.” And then so he stated that, I was actually surprised he said so. “Then we’re both going to the same college! and gonna be in the same subject.” I replied.

HA!

I’m not trying to boast, but his statement nerve-wracked me! Harits, in my sight, looking all over this-so-called-smart-looking when he said he was going to University of Indonesia. At one moment, gue ngeliat (sorry) kemampuan dia emang gak jauh diatas rata-rata, bukan mau ngejudge pihak-pihak tertentu tapi come on!!! Apa mungkin seorang anak yang  biasa aja dikelas, gak pernah merhatiin selama guru nerangin, atau seenggaknya pay attention kalo guru nanya dan respon balik, malah bahkan mikir kalo sekolah itu buat tujuan-tujuan tertentu aja. Kayanya absurd aja gitu, ngeliat anak-anak negeri yang istilahnya ‘gak tau diri’ buat nentuin tujuan hidup mereka, ngomong bakal masuk yang sekiranya JAUH diatas mereka.

I do believe in miracles. Miracles happen. At no time. At any moment. Bahkan buat anak yang dulu pernah gue anggep remeh dan ngerasa anak ini gak bakal masuk yang favorit-favorit kedepannya, ternyata malah kita yang salah. I do believe that every efforts we’ve put into, kalo mau usaha dan mewujudkan mimpi dengan bakat terpendam, gak salah juga sih.

Heard about the phrase “when money talks, bullshit walks.” SEGAMPANG ITU. asalkan kita punya uang lebih dan harta merta yang mumpuni, seolah-olah semuanya bisa dibeli ya? Meskipun itu gak akan berlangsung lama. Sementara.

Yang mau gue coba utarain adalah, apa yang lo rasa? Segampang itu lo ngomong gini-gitu—yang notabene nya didunia realistis ga ada usaha sama sekali, at least buat pay attention penjelasan guru didepan kelas—bisa state kalo masuk UI itu gampang. Atau apalah.. Temen-temen, how much efforts we’ve put into and what we struggled to achieve what we would die for tuh ga gampang! Malah, kalo diliat sistem pendidikan Indonesia yang ngasih standar nilai KKM disetiap sekolah Jakarta aja udah 75+ bahkan lebih, itu malah makin gak mungkin. Persaingan semakin ketat, Kawan🙂

I do wish the best for you, Bud. Temen sebangku yang BENGA dan ini-itu. Semoga apa yang lo mau bisa tercapai, gak cuma omong dimulut doang, dan bukan karena ayunan-ayunan tangan yang isinya suapan duit buat dapet yang lo mau😉 tapi USAHA KERAS. I’ll see you this year in our favorite college!

So long, the next Yellow Jackets!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s