Renungan: Tangan-tangan pengemis

Dua orang manusia ditepi jalan raya.
Menengadah meminta air jahannam tipu daya.
Selaras tanpa batas keagungan dunia.
Tangguh.
Makan hampa dan minum sua.
Mereka tak putus asa.
Makanan yang ada didepannya, terasa surga dibawah kaki derita.

this may sound too cliche, tapi gue selalu ngerasa perasaan stuck-up ini kalo ngeliat masih banyak orang2 dipinggir jalan makan satu nasi bungkus makannya bertujuh. Yang mereka kira, itu kesempatan makan satu-satunya, setelah berminggu2 nunggu ada stock makanan dateng. Atau kalo lampu merah agak lama, dan masih ada manusia2 yang sadar kalo dunia ini gak sesempurna yang mereka bayangkan. Mendaratkan tangan mereka diatas dompet, dan ngasih ke pengemis. Ga susah kok.

Para pengemis yg juga manusia. Kaki-kaki buntung/sekedar tangan2 mereka yang dibungkus perban, muka-muka penuh iba. Miris banget rasanya ngeliat fenomena di jalan2 jakarta kaya gitu. I surely assume that Jakarta needs changing! Pemerintah udah banyak ngelakuin sana sini, ngorbanin uang demi ketiadaan kriminalitas. Ya meskipun hasilnya emang belum bisa dibilang total.

Buat temen-temen yang ngerasa hidupnya serba dilebihkan, bersyukurlah. nasi-nasi sisa yg setiap hari gue buang karena terlalu kenyang, alhasil dimakan pengemis-pengemis itu, yang cara ngedapetin nasinya pun dengan ngemis2 juga.  ironis? gak. keterlaluan? iya.
Hereby, I’d like to say that mungkin gak semua barang bisa kita beli. Masih ada hak-hak pengemis diluar sana yang berhak mereka dapetin: uluran tangan kita.
Sharing is Caring.
Sharing is Loving.
Mendaratkan tangan ketangan2 mereka gak akan pernah terasa berat kalo secercah rasa ikhlas itu ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s